Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku. (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Keutamaan Bersedekah Secara Rahasia



http://doakalian.files.wordpress.com/2012/09/sedekah.jpg?w=295

Allah Pasti Membalasnya

Allah ta’ala berfirman,

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ

“Apapun infak yang kalian berikan atau nadzar apapun yang kalian canangkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 270)

Ketabahan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLtFP-0SiCqNsmkOjdLb-qHtkl6vzv-LcgW2i0ifiJ0wM9eDv154j9cj0B4flkeJrghdOeGDGLe2h2zLZp24sPBVNivAZJyh1lz4jH2IrR5Bl1GmaLPZoqw56gsen9WFDhJNdLXu1MnyI/s1600/allah.muhammad.kfzoom.jpg
Suatu hari, setelah Nabi shallallahu alaihi wa sallam berdakwah di kabilah Ibnu Abdi Ya Lail bin Abdi Kulal dan beliau diusir, beliau begitu berduka dan gundah. Beliau berjalan gontai, hingga tiba di daerah Qarni Ats Tsa’alib.

Tiba-tiba beliau merasa ada awan yang menaunginya, sehingga beliau segera menengadah ke langit. Ternyata Malaikat Jibril menampakan dirinya dari balik awan dan segera menyapanya dan berkata:

إنَّ اللهَ عزَّ وجلَّ قد سمع قولَ قومِك لك وما رَدُّوا عليكَ . وقد بعث إليك ملَكَ الجبالِ لتأمرَه بما شئتَ فيهم

Al Hasan Bin Ali, Pemersatu Umat Islam



http://freeislamiccalligraphy.com/wp-content/uploads/2013/05/Muhammad-1-White-940x698.jpg
Sahabat Abu Bakrah mengisahkan, suatu hari Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedang memangku cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiallahu’anhuma. Sambil memangku cucunya, beliau berbicara kepada kami. Sesekali beliau menghadap kepada kami, dan sesekali beliau mencium cucunya. Lalu beliau bersabda:

إِنَّ ابْنِي هَذَا لَسَيِّدٌ، إِنْ يَعِشْ يُصْلِحْ بَيْنَ طَائِفَتَيْنِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Bercanda dan Tertawa Tidak Boleh?

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a9/BISMILLAH.JPG
Apakah Anda termasuk orang yang suka bercanda? Ataukah Anda adalah orang yang sangat serius dan tidak suka bercanda? Apakah Anda termasuk orang yang banyak tertawa? Ataukah Anda termasuk orang yang tidak sering tertawa?

Manusia diciptakan oleh Allah dengan berbagai watak dan perilaku. Kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya orang yang memiliki watak demikian. Karena tertawa adalah fitrah manusia, yang tidak diberikan kepada hewan. Apakah pembaca pernah mendapatkan hewan yang tertawa? Jujur saja penulis sendiri belum pernah mendapatkannya. Mungkin, kalau pun ada itu hanya terjadi pada momen-momen tertentu dan sangat jarang sekali.

Maher Zain - Insya Allah

Maher Zain - Insya Allah

Rasulullah SAW Pernah Shalat Ashar Pada Waktu Maghrib

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a, bahwa pada saat perang Khandaq, Umar bin Khattab datang setelah matahari terbenam. Umar mencaci-maki orang-orang kafir Quraisy. Kata Umar: “Ya Rasulullah! Saya hampir saja tidak melaksanakan shalat Asar sampai matahari hampir terbenam”. Nabi s.a.w bersabda: “Demi Allah! Aku belum melaksanakan shalat Asar.” Kata Jabir: Kami pergi ke Buthhan, kemudian Nabi s.a.w berwudhu untuk shalat dan kami pun berwudhu, lalu Nabi s.a.w melaksanakan shalat Asar setelah matahari terbenam, setelah itu beliau melaksanakan shalat Maghrib,” (Hadits Shahih Bukhari, nomor 596).

Rasulullah Pernah Kesiangan Shalat Subuh

DIRIWAYATKAN dari Abu Qatadah r.a, yang berkata: Pada suatu malam kami menempuh perjalanan bersama Nabi s.a.w, sebagian orang mengatakan: “Ya Rasulullah! Sebaiknya kita beristirahat menjelang pagi ini.” Rasulullah s.a.w bersabda: “Aku khawatir kalian tidur nyenyak sehingga melewatkan shalat subuh.” Kata Bilal : “Saya akan membangunkan kalian.” Mereka semua akhirnya tidur, sementara Bilal menyandarkan punggungnya pada hewan tunggangannya, namun Bilal akhirnya tertidur juga.

Nabi s.a.w bangun ketika busur tepian matahari sudah muncul. Kata Nabi s.a.w: “Hai Bilal! Mana bukti ucapanmu?”

Bilal menjawab: “Saya tidak pernah tidur sepulas malam ini.”

Rahasia itu Tak Sembarang Dibukanya

SEPERTI  biasa, saat pertengahan (Ramadhan) tahun itu Khadijah binti Khuwailid mengantar suaminya, Muhammad SAW, sampai di depan pintu. Kemudian Khadijah melepas kepergian beliau dengan penuh keikhlasan.

Tatapan mata Khadijah terus mengikuti langkah-langkah suaminya hingga ke sebuah titik yang tak terlihat. Barulah setelah itu ia kembali masuk ke dalam rumah dengan iringan doa untuk keselamatan suaminya.

Hari itu Muhammad SAW kembali ke gua Hira’ hingga Ramadhan berakhir. Dan, sesuai kehendak-Nya, malaikat Jibril mengunjunginya dengan tugas menyampaikan risalah Ilahiah, membawa wahyu. Suatu peristiwa yang sedemikian sakral hingga mengguncang jiwa Muhammad SAW yang kemudian diangkat sebagai Rasulullah.

Makan Dan Minum Sambil Berdiri

Di kota-kota besar undangan pesta sering kali dilakukan dengan fasilitas dan hiburan yang serba mewah. Ketersediaan fasilitas dan hidangan VIP memang mengundang selera, namun kadang ada yang lupa, ketersediaan tempat duduk walaupun lesehan acap kali ditinggalkan.

Berkaitan dengan makan dan minum sambil berdiri, kita temukan beberapa hadits yang seolah-olah kontradiktif.

Hadits-Hadits yang melarang minum sambil berdiri

Adab Makan Seorang Muslim

Anjuran makan bersama pada satu piring

Di antara etika makan yang diajarkan oleh Nabi adalah anjuran makan bersama-sama pada satu piring. Sesungguhnya hal ini merupakan sebab turunnya keberkahan pada makanan tersebut. Oleh karena itu, semakin banyak jumlah orang yang makan maka keberkahan juga akan semakin bertambah. Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menyatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan satu orang itu cukup untuk dua orang. Makanan dua orang itu cukup untuk empat orang. Makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang.” (HR Muslim no 2059).